Perkembangan Proyektor

 Perekmbangan Proyektor

    Proyektor merupakan sebuah alat yang digunakan untuk memproyeksikan sesuatu yang ingin ditampilkan dengan ukuran yang lebih besar, tentunya dengan adanya proyektor ini sangat membantu kita dalam kegiatan pembelajaran, perkantoran, maupun sebagai sarana hiburan. Cara menggunakan alat ini sangat simpel, dengan menghubungkan laptop atau personal komputer ke proyektor, maka presentasi, gambar, maupun yang lainnya akan di tampilkan dengan ukuran yang lebih besar, yang pastinya akan memperjelas audien maupun pesertanya.
Proyektor juga umumnya digunakan sebagai alat proyeksi gambar atau video yang berupa tontonan. Dalam hal ini proyektor juga dapat digunakan sebagai media atau alat hiburan. Tentu proyektor masih memiliki banyak kegunaan lainnya berbeda yang tidak kalah penting.

    Diluar pengertian dan fungsi proyektor, Melirik ke masa lampau bahwa sudah seharusnya patut kita apresiasi karya ciptaan dan pengembangan dari beberapa ahli teknologi dahulu yang kian mengembangkan teknologi proyektor hingga secanggih seperti saat ini.
Perkembangan teknologi proyektor tidak berlangsung singkat. Terhitung perkembangan teknologi proyektor berlangsung hingga beberapa abda belakangan Seperti yang dijelaskan pada tahap perkembangan proyektor dari masa ke masa berikut ini :

  • Enlarger (Abad Ke-16 hingga 1990)
Sebelum kehadiran proyektor LCD yang terkenal lebih canggih dan modern seperti di pasaran saat ini. Ada beberapa perangkat proyeksi yang biasanya digunakan oleh orang dahulu. Salah satu yang cukup lawas disebut dengan Enlarger.
Enlarger merupakan alat proyektor transparansi khusus yang memiliki fungsi serupa dengan Overhead Proyektor. Enlarger juga dikenal sebagai perangkat pendahulu dari OverHead Projector. Enlarger digunakan untuk proyeksi hasil fotografi dari film atau biasanya disebut dengan kertas bening melalui cahaya lampu yang dipancarkan.
Hanya saja pada perangkat ini, dioperasikan secara manual. Dalam artian bahwa sebagian besar fungsi yang dimiliki oleh alat ini masih mengandalkan tangan langsung dari manusia.

  • Magic Lantern (Abad ke-17 hingga 1940)
    Magic Lantern atau dalam Bahasa Indonesia adalah Lentera Ajaib/Laterna Magica merupakan salah satu jenis perangkat pencetus proyektor gambar. Proyektor Magic Lantern pertama kali ditemukan oleh Jesuit Athanasius Kircher pada tahun 1671 dan mulai dikembangkan pada abad ke-17 dan terus dikembangkan sampai pada masa produksi terakhir di tahun 1940-an.
Lentera Ajaib ini memanfaatkan fungsi cermin cekung yang berada dibelakang sumber cahaya. Kemudian cahaya ini yang mengarah ke layar/screen melalui selembar kertas bening. Kelebihan dari proyektor lawas ini adalah memungkinkan seseorang untuk menyesuaikan fokus bidang, sehingga proyeksi gambar bisa lebih optimal sesuai jarak proyeksi.
Pada awal dahulu sumber cahaya yang digunakan untuk alat ini menggunakan cahaya lilin, lampu minyak. Hingga sumber cahaya yang paling umum digunakan saat itu adalah sinar matahari. Pada akhirnya penemuan listrik ditahun 1860an memperbaharui prinsip kerja dari proyektor ini dengan menggunakan lampu sebagai sumber cahaya terbaru.
  • Overhead Projector (1950 - 1990)
OverHead Projector atau yang biasanya disingkat dengan OHP merupakan perangkat bantu sederhana yang mampu memproyeksikan tulisan atau gambar pada kertas film atau plastik bening transparan. Prinsip kerja dari alat ini serupa dengan dua pendahulunya yakni Enlarger dan Magic Lantern.

  • Slide Projector (1960 - 2000)
Proyektor Slide merupakan mekanisme perangkat slide yang dapat menampilkan gambar fotografi secara slide atau bergeser. Alat ini merupakan hasil dari pengembangan proyektor Magic Lantern. Hanya saja pada perangkat ini memiliki format yang lebih besar dengan beberapa fungsi tambahan.
Perangkat ini pertama kali dikenal luas di dunia pada tahun 1950 hingga tahun 1999 akhir, atau 2000an awal. Dahulu proyektor ini banyak digunakan sebagai bentuk perangkat hiburan dirumah untuk menampilkan beberapa gambar cetak dari foto klise kamera analog di jaman tersebut.

  • Movie Projector (1879 - 2000)


Proyektor film yang pertama kali ditemukan bernama Zoopraxiscope. Jenis proyektor film ini diciptakan oleh seorang fotografer Inggris bernama Eadweard Muybridge pada tahun 1879. Zoopraxiscope memiliki prinsip kerja dengan memproyeksikan gambar dari cakram kaca yang diputar. Sehingga putaran cakram kaca inilah yang membuat gambar seolah-olah sedang bergerak.

Di Era sekarang prinsip kerja proyektor film ini lebih dikenal dengan prinsip Stop-Motion yang biasa kita lihat di video singkat instagram. Dahulu gambar stop-motion menggunakan cat warna atau hitam yang diaplikaskan ke kaca diagram sebagai siluet.

  • Proyektor LCD (1968 - Sekarang)

Proyektor LCD pertama kali ditemukan oleh Gene Dolgoff di New York pada tahun 1968. Hadirnya perangkat ini bertujuan untuk memproduksi sebuah video proyektor yang lebih cerah dibanding teknologi 3-CRT Projector.
Teknologi proyektor LCD pertama kali berkembang pesat di tahun antara 2004 hingga 2005. Dimana pada tahun ini teknologi proyektor LCD memiliki fitur yang jauh lebih lengkap dengan fungsi pengoperasian mudah dan warna yang lebih kontras. Beberapa teknologi LCD ini juga mendukung untuk dihubungkan dengan perangkat digital lainnya seperti TV dengan sambungan HDTV, VGA dan beberapa lainnya sudah menggunakan converter HDMI.

Link FTIK : https://ftik.teknokrat.ac.id/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN JOYSTICK DARI MASA KE MASA