Sejarah dan Perkembangan Random Access Memory (RAM)

 Random Access Memory (RAM)

Sejarah Random Access Memory (RAM)

RAM atau Random Access Memory, ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara massal oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum komputer modern pertama dibuat oleh IBM pada tahun 1981. Inilah awal mula perkembangan RAM seperti yang kita kenal sekarang.
  • Pada tahun 1834, Charles Babbage mulai membangun Analytical Thinking Engine, cikal bakal komputer. Perangkat ini hanya menggunakan pembacaan memori dalam bentuk kartu berlubang.
  • Pada tahun 1932, Gustav Tauschek membuat suvenir sederhana di Australia.
  • Pada tahun 1936, Konrad Zuze mematenkan memori mekanis untuk digunakan di komputer. Memori komputer sederhana ini didasarkan pada bagian logam geser.
  • Pada tahun 1939, Helmut Schreyer menciptakan prototipe memori menggunakan lampu neon.
  • Pada tahun 1942, komputer Atanasoff-Berry memiliki 50 kata memori 60-bit dalam bentuk kondensor, dipasang pada dua drum rol. Untuk memori ekstra, gunakan kartu punch.
  • Pada tahun 1947, Frederick Viehe Los Angeles, mematenkan sebuah penemuan menggunakan memori inti magnetik.

Perkembangan RAM atau Random Access Memory

Pada tahun 1970, IBM mulai mengembangkan memori yang disebut DRAM atau Dynamic Random Access Memory. Penggunaan nama Dinamis karena memori ini pada selang waktu tertentu selalu memperbaharui keabsahan informasi atau data yang disimpan. DRAM itu sendiri memiliki frekuensi operasi variabel dari 4,77 MHz hingga 40 MHz.
Pada tahun 1987, FPM DRAM ditemukan. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada saluran yang sama dibandingkan dengan jenis memori sebelumnya. FPM beroperasi pada rentang frekuensi dari 16 Mhz hingga 66 Mhz dengan perkiraan waktu akses 50ns. Selanjutnya, FPM mampu menangani transfer data atau bandwidth sebesar 188,71 MB per detik.
Pada tahun 1995, EDO DRAM atau Extended Data Output DRAM telah dibuat. Ini adalah versi perbaikan dari FPM DRAM. Memori jenis ini dapat memperpendek siklus bacanya sehingga kinerjanya dapat meningkat hingga 20%. EDO memiliki waktu akses yang cukup bervariasi dari 70 ns hingga 50 ns, dan beroperasi pada frekuensi 33 Mhz hingga 75 Mhz. Meskipun EDO merupakan versi upgrade dari FPM, ternyata kedua memori tersebut tidak dapat digunakan secara bersamaan. EDO DRAM sendiri banyak digunakan dalam sistem berbasis Intel 486 dan Pentium generasi pertama yang kompatibel.
Awal tahun 1996 hingga 1997, Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM) dikembangkan. Ada dua jenis, yaitu PC66 dan PC100. Keduanya biasanya diinstal pada komputer Pentium 2-3 dan membutuhkan daya yang signifikan.
Pada tahun 1999 ada DR DRAM atau Direct Rambus DRAM. Memori ini mampu mentransfer data dengan kecepatan 1,6 GB per detik.
Juga pada tahun 1999, dua perusahaan mikroprosesor besar, Intel dan AMD, bersaing untuk meningkatkan jam CPU. Namun, keduanya memiliki masalah dalam mengupgrade RAM. Untuk mengatasi masalah ini, DDR RAM atau Double Date Rate Transfer) dikembangkan dan awalnya digunakan dalam kartu grafis. AMD sendiri menjadi perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
Pada tahun 2000 dan yang lebih baru, era RAM DDR2. Ini adalah jenis RAM yang paling banyak digunakan di pasaran. Anda dapat dengan mudah menemukan RAM ini di Pentium 4 dan komputer yang lebih baru. Memori ini dipilih karena hanya membutuhkan daya 1,8 volt untuk menghemat daya atau tegangan yang masuk ke komputer. Ini adalah jenis RAM yang serius dikembangkan pada tahun 2005.
Pada tahun 2007 hingga sekarang, muncullah RAM DDR3. Jenis memori ini memiliki pengurangan konsumsi daya sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Memang, memori jenis ini menggunakan teknologi 90 nm sehingga hanya membutuhkan tegangan 1,5 volt. Memori ini memiliki kecepatan yang baik dibandingkan dengan memori generasi pertama.

Link UTI        : https://teknokrat.ac.id/
Link FTIK      : https://ftik.teknokrat.ac.id/



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN JOYSTICK DARI MASA KE MASA